_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"http://ilmumanajemenindustri.com","Category":"http://ilmumanajemenindustri.com/category/dasar-dasar-manajemen/","Archive":"http://ilmumanajemenindustri.com/2017/04/","Post":"http://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-rekrutmen-recruitment-metode-sumber-rekrutmen/","Page":"http://ilmumanajemenindustri.com/daftar-isi-ilmu-manajemen-industri/","Attachment":"http://ilmumanajemenindustri.com/?attachment_id=545","Nav_menu_item":"http://ilmumanajemenindustri.com/446/"}}_ap_ufee

Pengertian Perencanaan (Planning) dan Jenis-jenis Perencanaan

Pengertian Perencanaan dan jenis-jenis perencanaan

Pengertian Perencanaan (Planning) dan Jenis-jenis Perencanaan – Perencanaan atau Planning merupakan salah satu dari Empat Fungsi Dasar Manajemen. Dalam keempat fungsi dasar tersebut, Perencanaan menduduki urutan pertama sebagai fungsi yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke fungsi-fungsi dasar manajemen lainnya. Dengan kata lain, Perencanaan atau planning ini merupakan landasan dari fungsi-fungsi dasar manajemen lainnya untuk mencapai tujuan organisasinya.
Baca juga : Pengertian Manajemen dan Empat Fungsi Dasarnya.

Menurut R. Schermerhorn (1996:138), Perencanaan adalah Proses penetapan tujuan dan penentuan apa yang harus dikerjakan untuk merealisasikannya. Sedangkan definisi Perencanaan (Planning) menurut Samuel Certo (1997:134) adalah Proses penentuan bagaimana sistem manajemen (organisasi) akan mencapai atau merealisasikan tujuannya.

Jadi pada dasarnya, yang dimaksud dengan Perencanaan atau Planning ini dalam Manajemen adalah menentukan tujuan organisasi dan memutuskan cara yang terbaik untuk mencapainya. Perencanaan ini berkaitan dengan menciptakan prosedur, aturan dan pedoman untuk pencapaian tujuan organisasi.

Tujuan Perencanaan atau Planning ini adalah untuk membantu Organisasi mencapai Tujuannya dengan meminimalisasikan resiko ketidakpastian yang akan terjadi pada organisasi yang bersangkutan. Sedangkan Manfaat dari Perencanaan dalam suatu organisasi adalah untuk memberikan pedoman yang sistematik dan membantu para manajer untuk berorientasi ke depan serta penekanan pada tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Perencanaan yang baik dan sistematis akan menaikan tingkat keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan organisasinya.

Jenis-jenis Perencanaan dalam Organisasi

Jenis-jenis Perencanaan jika dilihat dari tingkat hirarkinya dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu Perencanaan Strategis, Perencanaan Taktis dan Perencanaan Operasional. Berikut ini penjelasan singkat mengenai ketiga Perencanaan tersebut.

Perencanaan Strategis (Strategic Plans)

Perencanaan Strategis atau Strategic Planning menentukan kerangka visi suatu organisasi dan cara-cara yang harus dilakukan oleh Organisasi tersebut untuk merealisasikan visinya. Jangka waktu Perencanaan Strategis sekitar 3 tahun hingga 5 tahun (Jangka panjang).

  • Perencanaan Strategis menentukan tujuan jangka panjang suatu organisasi/perusahaan serta strategi dan tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi tersebut.
  • Tujuan Organisasi atau Tujuan Perusahaan yang ditetapkan merupakan penentuan arah perusahaan secara keseluruhan sehingga Perencanaan Strategis ini dilakukan oleh Manajemen Puncak atau Top Management Perusahaan.
  • Perencanaan Strategis harus memiliki fleksibilitas dan dapat mengakomodasi perkembangan organisasi di kemudian hari.
  • Perencanaan Strategis ini harus berisi kerangka kerja dan memberikan arah yang jelas untuk perencanaan di tingkat yang lebih rendah.

Perencanaan Taktis (Tactical Plans)

Perencanaan Taktis atau Tactical Plans adalah Perencanaan yang memuat taktik-taktik para manajer untuk mencapai tujuan atau sasaran yang telah direncanakan oleh Top Management (Manajemen Puncak) dalam perencanaan strategis.

  • Perencanaan Taktis merupakan Perencanaan Jangka Menengah (biasanya kurang dari 3 tahun) yang dibuat dan dikembangkan oleh Manajer tingkat menengah atau kepala bagian/kepala divisi.
  • Perencanaan Taktis merinci setiap tindakan yang harus dilakukan oleh setiap bagian/divisi dalam rangka pencapaian sasaran yang ditetapkan oleh Top Management pada Perencanaan Strategisnya.
  • Perencanaan Taktis juga merencanakan pengalokasian sumber daya dan tugas-tugas untuk setiap sub-unit dari masing-masing divisi atau departemen.

Perencanaan Operasional (Operational Plans)

Perencanaan Operasional merupakan Perencanaan yang berjangka waktu pendek (kurang dari satu tahun), Tindakan-tindakan pada Perencanaan Operasional ini dirancang dan dikembangkan spesifik untuk mendukung perencanaan strategis (Strategic Plans) dan perencanaan Taktis (Tactical Plans).

  • Operational Plans ini biasanya direncanakan oleh para Manajer atau supervisor dan pemimpin tim untuk memenuhi tanggungjawabnya dalam mencapai sasaran yang telah direncanakan pada Perencanaan Taktis.
  • Perencanaan Operasional ini juga mengatur operasional harian sebuah organisasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*