_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"https://ilmumanajemenindustri.com","Category":"https://ilmumanajemenindustri.com/category/dasar-dasar-manajemen/","Archive":"https://ilmumanajemenindustri.com/2018/07/","Post":"https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-material-handling-penanganan-bahan-20-prinsip-material-handling/","Page":"https://ilmumanajemenindustri.com/search/","Attachment":"https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-material-handling-penanganan-bahan-20-prinsip-material-handling/pengertian-material-handling/","Nav_menu_item":"https://ilmumanajemenindustri.com/1289/","Insertpostads":"https://ilmumanajemenindustri.com/insertpostads/inpage-ads/"}}_ap_ufee

Hubungan antara Perencanaan dan Pengendalian

Hubungan antara Perencanaan dan Pengendalian – Perencanaan (Planning) dan Pengendalian (Controlling) adalah dua fungsi yang berbeda dalam Manajemen, namun kedua-duanya memiliki keterkaitan yang sangat erat. Ruang lingkup kegiatan kedua fungsi tersebut adalah saling berhubungan dan saling terkait. Perencanaan atau Planning menetapkan sasaran dan tujuan untuk organisasinya sedangkan Pengendalian atau Controlling memastikan pencapaiannya. Tanpa Perencanaan, kegiatan Pengendalian menjadi tidak berdasar. Sedangkan tanpa Pengendalian, Perencanaan menjadi kegiatan yang tidak berarti.
Baca juga : Pengertian Manajemen dan 4 Fungsi Dasar Manajemen.

Hubungan antara Perencanaan dan Pengendalian

Begitu Perencanaan dilaksanakan, semua tenaga kerja  yang berkaitan akan memulai kegiatannya berdasarkan dengan Perencanaan yang telah dibuat. Namun saat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang direncanakan tersebut, mungkin akan terjadi masalah-masalah yang harus dipecahkan oleh manajer-manajer atau mungkin juga masalah yang terjadi tersebut tidak diketahui atau tidak disadari sama sekali oleh para manajer sehingga tidak ada yang menyelesaikannya.

Masalah yang tidak diketahui atau yang tidak disadari tersebut dapat menjadi masalah besar dan mempengaruhi proses perencanaan secara keseluruhan sehingga semua sumber daya seperti tenaga kerja, informasi dan finansial yang digunakan untuk melakukan perencanan akan menjadi sia-sia, proses produksi menjadi terganggu, perusahaan dapat kehilangan pangsa pasarnya, tingkat perputaran tenaga kerja akan menjadi tinggi, biaya produksi menjadi lebih tinggi dan akan terjadi kerugian finansial bagi perusahaan yang bersangkutan.

Untuk mengatasi dan menyelematkan perusahaan dari masalah-masalah ini, para manajer harus terus melakukan fungsi pengendalian atau pengawasan untuk memastikan bahwa kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan benar-benar terealisasi menjadi kenyataan. Selalu ada tindakan lanjut untuk memastikan kegiatan-kegiatan sesuai dengan yang telah direncanakan. Artinya, kita harus berinvestasi dalam mengembangkan sistem untuk memantau penyimpangan dari rencana dan ketika terjadi penyimpangan maka harus ada penyesuaian dan pengambilan tindakan perbaikan (tindakan korektif).

Perencanaan (planning) adalah fungsi manajerial yang  pertama dari tindakan awal yang diikuti oleh pengorganisasian (organizing) dan kepemimpinan (leading) sumber daya manusia atau sumber daya lainnya untuk menyelesaikan suatu pekerjaan sedangkan pengendalian (controlling) adalah fungsi manajerial terakhir yang memastikan bahwa tindakan yang dimulai tersebut benar-benar mampu mencapai tujuan organisasinya. Dengan kata lain, Perencanaan memulai sebuah proses manajemen sedangkan Pengendalian menyelesaikannya. Fungsi Kontrol atau Pengendalian pada manajemen secara langsung berkaitan dengan Perencanaan karena manajer perlu memantau hasil untuk mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan pada proses perencanaan.

Selanjutnya, Pengendalian akan memberikan umpan balik atau feedback ke Perencanaan dengan menunjukan penyimpangan yang terjadi terhadap kinerja yang telah direncanakan. Apabila terjadi penyimpangan maka manajer harus dapat mengambil tindakan seperlunya atau bahkan harus merubah Perencanaan untuk masa yang akan datang.

“Masa lalu” (masa yang telah lewat) tidak dapat dikendalikan karena sudah terjadi, namun dapat memandu untuk mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan di masa yang akan datang. Dengan demikian “masa lalu” dapat membantu dalam membuat rencana yang lebih baik untuk masa depan.

Poin-poin Penting pada Hubungan antara Perencanaan dan Pengendalian

Hubungan antara Perencanaan dan Pengendalian dapat dilihat dari beberapa poin dibawah ini :

  1. Perencanaan mengidentifikasikan tindakan sedangkan pengendalian memastikan bahwa tindakan tersebut dilakukan.
  2. Sistem Kontrol atau sistem pengendalian yang buruk akan menggagalkan Perencanaan sedangkan sistem Kontrol atau sistem pengendalian yang efektif akan memperkuat perencanaan.
  3. Pengendalian memberikan informasi untuk perencanaan selanjutnya serta membantu dalam merevisi atau meninjau ulang perencanaan yang telah dibuat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*