_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"https://ilmumanajemenindustri.com","Category":"https://ilmumanajemenindustri.com/category/dasar-dasar-manajemen/","Archive":"https://ilmumanajemenindustri.com/2018/10/","Post":"https://ilmumanajemenindustri.com/8-langkah-perubahan-menurut-kotter/","Page":"https://ilmumanajemenindustri.com/search/","Attachment":"https://ilmumanajemenindustri.com/8-langkah-perubahan-menurut-kotter/8-langkah-perubahan-menurut-john-kotter/","Nav_menu_item":"https://ilmumanajemenindustri.com/1289/","Insertpostads":"https://ilmumanajemenindustri.com/insertpostads/1362/"}}_ap_ufee

Pengertian Manajemen Perubahan (Change Management)

Pengertian Manajemen Perubahan (Change Management) dan Manfaat Manajemen Perubahan

Pengertian Manajemen Perubahan (Change Management) – Salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh organisasi saat ini adalah volatilitas pasar global dan Inovasi Teknologi yang terus berkembang. Globalisasi dan Inovasi Teknologi ini telah memengaruhi pasar dan juga menyebabkan lingkungan bisnis yang terus berkembang. Fenomena-fenomena seperti penggunaan internet, media sosial dan teknologi seluler telah merubah perilaku pasar sehingga organisasi perlu menanggapi dan memahami kebutuhan atau keinginan pasar.

Oleh karena itu, Setiap Organisasi diharuskan untuk terus berinovasi serta memperbarui proses dan efisiensi operasionalnya untuk berkolaborasi dengan pasar yang semakin meluas dan beradaptasi dengan perilaku pasar yang selalu berubah.  Organisasi yang menolak untuk berubah atau tidak bergerak maju akan dipaksa untuk keluar dari pasar atau bahkan mungkin terhapus oleh organisasi-organisasi atau perusahaan-perusahaan yang terus melakukan inovasi untuk bergerak maju kedepan.
Baca juga : Pengertian Production Innovation (Inovasi Produksi) dan Konsep Dasarnya.

Dengan kata lain, apabila suatu organisasi atau perusahaan ingin tetap eksis di dunia bisnisnya, organisasi atau perusahaan yang bersangkutan harus melakukan perubahan atau inovasi yang dapat meningkatkan kinerja organisasi untuk menanggapi situasi terkini atau memenuhi kebutuhan pasar barunya. Dapat dikatakan bahwa saat ini sudah bukan zamannya lagi untuk melakukan suatu hal yang sama setiap tahunnya untuk mendapatkan hasil yang sama.

Seperti sebuah pepatah yang dikatakan oleh seorang pemikir besar asal Tiongkok yaitu Konfusius, “Belajar itu seperti mendayung perahu kecil yang melawan arus. Kalau tidak Maju berarti Mundur”. Sebenarnya pepatah ini juga sangat cocok ditujukan kepada organisasi-organisasi di zaman ini, jika organisasi tersebut tidak bergerak maju maka dapat dikatakan bahwa organisasi tersebut sebenarnya dalam keadaan mundur.

Pengertian Manajemen Perubahan (Change Management) menurut Para Ahli

Manajemen Perubahan atau Change Management pada dasarnya adalah pendekatan terstruktur untuk memastikan bahwa perubahan dilakukan secara menyeluruh dan lancar serta memastikan bahwa perubahan yang dilakukan membawakan manfaat bagi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan organisasinya. Manajemen Perubahan ini bertujuan untuk merencanakan dan menerapkan strategi perubahan, mengendalikan perubahan serta membantu orang untuk beradaptasi terhadap perubahan. Dan tentunya, Perubahan yang dimaksud disini adalah perubahan untuk bergerak maju ke depan dengan berbagai inovasi dan perbaruan proses untuk mencapai efisiensi operasional organisasinya.

Untuk lebih jelas mengenai Manajemen Perubahan ini, berikut ini adalah beberapa definisi dan pengertian manajemen perubahan menurut para ahli.

  • Pengertian Manajemen Perubahan menurut Bennet P. Lientz dan Kathryn P. Rea (Lientz, et al., 2004), Manajemen perubahan adalah pendekatan untuk merencanakan, mendesain, mengimplementasikan, mengelola, mengukur dan mempertahankan perubahan di dalam pekerjaan dan bisnis proses.
  • Pengertian Manajemen Perubahan menurut Kotter (2011), Manajemen perubahan adalah suatu pendekatan untuk mengubah individu, tim, dan organisasi kepada kondisi masa depan yang diinginkan.
  • Pengertian Manajemen Perubahan menurut Wibowo (2011 :193), Manajemen perubahan adalah suatu proses secara sistematis dalam menerapkan pengetahuan, sarana dan sumber daya yang diperlukan untuk mempengaruhi perubahan pada orang yang akan terkena dampak dari proses perubahan tersebut.
  • Pengertian Manajemen Perubahan menurut  Sangkala (1999), Manajemen Perubahan adalah teknik yang digunakan untuk menciptakan dan mendukung perubahan dalam suatu organisasi.
  • Pengertian Manajemen Perubahan menurut Karen Coffman dan Katie Lutes (2007), Manajemen Perubahan adalah sebuah pendekatan terstruktur untuk membantu organisasi dan orang-orang untuk transisi secara perlahan tapi pasti dari keadaan sekarang menuju ke keadaan yang diinginkan.
  • Pengertian Manajemen Perubahan menurut Holger Nauheimer (2007), Manajemen Perubahan dapat digambarkan sebagai proses, alat dan teknik untuk mengatur proses perubahan pada sisi orang untuk mencapai hasil yang diperlukan dan untuk merealisasikan perubahan secara efektif melalui agen perubahan, tim dan sistem yang lebih luas.

Dari berbagai definisi dan pengertian mengenai Manajemen Perubahan ini, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya Manajemen Perubahan adalah suatu proses sistematis untuk melakukan sesuatu yang berbeda dan menuju arah yang lebih baik, baik bagi perorangan maupun organisasi.

 

Manfaat Manajemen Perubahan (Change Management)

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Manajemen Perubahan merupakan proses yang sistematis yang terencana oleh pihak manajemen organisasi. Hal ini sangat berbeda dengan perubahan yang terjadi namun tidak diantisipasi atau ditangani secara baik oleh organisasi. Beberapa Manfaat dari Manajemen Perubahan ini diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Perubahan pada Manajemen Perubahan adalah proses yang direncanakan dan dapat dikelola. Manfaat dari perubahan ini dapat diketahui sebelum penerapannya dan dapat berfungsi sebagai motivator serta penilaian terhadap kemajuan yang dicapai.
  • Organisasi dapat merespon lebih cepat terhadap permintaan pelanggan.
  • Membantu menyelaraskan sumber daya yang ada dalam organisasi.
  • Manajemen perubahan memungkinkan organisasi untuk menilai dampak keseluruhan dari perubahan.
  • Perubahan dapat dilaksanakan tanpa berdampak negatif terhadap bisnis sehari-hari.
  • Efektivitas dan efisiensi organisasi dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan dengan ada pengakuan dan kewaspadaan dari semua karyawan yang bersangkutan.
  • Waktu yang dibutuhkan untuk menerapkan perubahan berkurang.
  • Kemungkinan perubahan yang tidak berhasil berkurang.
  • Kinerja karyawan meningkat ketika Karyawan yang bersangkutan merasa didukung dan memahami proses perubahannya.
  • Peningkatan layanan terhadap pelanggan akan lebih efektif dari karyawan yang percaya diri dan berpengetahuan.
  • Manajemen perubahan menyediakan cara untuk mengantisipasi tantangan dan menanggapi ini secara efisien.
  • Proses manajemen perubahan yang efektif menurunkan risiko yang terkait dengan perubahan.
  • Dapat mengendalikan dan mengelola biaya pada perubahan yang diinginkan : manajemen perubahan membantu mengendalikan biaya yang terkait dengan perubahan.
  • Peningkatan laba atas investasi (ROI).
  • Menciptakan peluang untuk pengembangan “praktik terbaik”, pengembangan kepemimpinan, dan pengembangan tim.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*