_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"https://ilmumanajemenindustri.com","Category":"https://ilmumanajemenindustri.com/category/dasar-dasar-manajemen/","Archive":"https://ilmumanajemenindustri.com/2018/04/","Post":"https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-npv-rumus-npv-net-present-value/","Page":"https://ilmumanajemenindustri.com/search/","Attachment":"https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-npv-rumus-npv-net-present-value/pengertian-npv/","Nav_menu_item":"https://ilmumanajemenindustri.com/446/","Insertpostads":"https://ilmumanajemenindustri.com/insertpostads/inpage-ads/"}}_ap_ufee

Pengertian Rasio Valuasi Investasi (Investment Valuation Ratio) dan Jenis-jenisnya

Pengertian Rasio Valuasi Investasi (Valuation Investment Ratio) dan Rumus Valuasi Saham

Pengertian Rasio Valuasi Investasi (Investment Valuation Ratio) dan Jenis-jenisnya – Rasio Valuasi Investasi (Investment Valuatio Ratio) atau juga disebut dengan Rasio Penilaian Investasi adalah rasio yang digunakan untuk mendapatkan nilai atas saham dari suatu perusahaan. Rasio Valuasi ini cukup populer dan banyak digunakan oleh para investor untuk menentukan keputusannya dalam berinvestasi di pasar saham karena dapat dengan jelas memberikan gambaran tentang hubungan antara biaya investasi dengan manfaat yang didapatkannya. Dengan Rasio Valuasi Investasi ini, para Investor dapat menentukan apakah saham suatu perusahaan “mahal” atau “murah”.

Jenis-jenis Rasio Valuasi Investasi

Ada beberapa jenis Rasio Valuasi yang sering digunakan untuk menilai “value” pada sebuah perusahaan, diantaranya adalah  Dividend Yield, Price to Earning Ratio (PER), Price to Sales Ratio (PSR), Price to Book Value Ratio (PBVR) dan Price Cash Flow Ratio (PCFR).

Dividend Yield

Dividend Yield atau Rasio Hasil Dividen adalah rasio valuasi investasi yang membandingkan jumlah dividen tunai yang dibagikan kepada pemegang saham dengan harga saham (Dividen per Share/Market Value per Share). Dividen Yield yang biasanya dinyatakan dengan persentase (%) ini  sering digunakan untuk menghitung kas (uang tunai) yang mereka dapatkan dari hasil investasi mereka di saham. Dengan Dividend Yield ini, Investor dapat mengetahui berapa banyak dividen yang akan mereka dapatkan pada setiap Rupiah yang mereka investasikan pada suatu saham.
Baca juga : Pengertian Dividend Yield dan Rumusnya.

Price to Earning Ratio (PER)

Price to Earning Ratio atau sering disingkat dengan PER (P/E Ratio) adalah rasio valuasi investasi yang membandingkan harga per lembar saham perusahaan saat ini dengan laba bersih per sahamnya (Price per Share / Earning per Share). Dengan menghitung Rasio P/E atau Price Earning Ratio, kita dapat mengetahui seberapa besar harga yang ingin dibayar oleh pasar terhadap pendapatan atau laba suatu perusahaan. Dalam Bahasa Indonesia, Price to Earning Ratio ini sering disebut dengan Rasio Harga terhadap Pendapatan.
Baca juga : Pengertian Price to Earning Ratio (PER) dan Rumusnya.

Price to Sales Ratio (PSR)

Price to Sales Ratio (PSR atau P/S Ratio) adalah rasio valuasi investasi yang membandingkan harga saham perusahaan dengan penjualan tahunannya (Price per share / Revenue per share). Sama dengan Price to Earning Ratio (PER) dan Price/Earning to Growth Ratio (PEG), Price to Sales Ratio (PSR) biasanya juga digunakan untuk mengukur nilai saham suatu perusahaan. Dalam bahasa Indonesia, Price to Sales Ratio ini sering juga disebut dengan Rasio Harga terhadap Penjualan.
Baca juga : Pengertian Price to Sales Ratio (PSR) dan Rumusnya.

Price to Book Value Ratio (PBVR)

Price to Book Value (PBV) adalah rasio valuasi investasi yang sering digunakan oleh investor untuk membandingkan nilai pasar saham perusahaan dengan nilai bukunya (Price per share / Book Value per share).  Rasio PBV ini menunjukan berapa banyak pemegang saham yang membiayai aset bersih perusahaan. Rasio ini membantu investor untuk membandingkan nilai pasar atau harga saham yang mereka bayar per saham dengan ukuran tradisional nilai suatu perusahaan. Dalam Bahasa Indonesia, Price to Book Value Ratio ini disebut dengan Rasio Harga terhadap Nilai Buku.
Baca juga : Pengertian Price to Book Value Ratio (PBVR) dan Rumusnya.

Price to Cash Flow Ratio (PCFR)

Price to Cash Flow Ratio (PCFR atau P/CF Ratio) adalah rasio valuasi investasi yang membandingkan harga saham suatu perusahaan dengan arus kas perusahaan tersebut (Price per share / Cash Flow per share). Dengan kata lain, Price to Cash Flow Rasio ini menunjukan jumlah uang yang bersedia dibayar oleh Investor untuk arus kas yang dihasilkan oleh perusahaan. Dalam bahasa Indonesia, Price Cash Flow Ratio sering disebut dengan Rasio Harga terhadap Arus Kas.
Baca juga : Pengertian Price Cash Flow Ratio (PCFR) dan Rumusnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*