Jenis-jenis Pasar (Market) berdasarkan Strukturnya

Jenis-jenis Pasar (Market) berdasarkan Strukturnya – Pasar atau Market dapat didefinisikan sebagai tempat di mana penjual bertemu dengan pembeli potensialnya untuk melakukan transaksi jual-beli barang ataupun jasa. “Tempat” yang dimaksud disini dapat berupa tempat “Nyata” seperti pasar tradisional yang dapat bertemu langsung maupun tempat “Virtual” yang biasanya kita kenal dengan istilah toko online ataupun e-commerce.

Dalam ilmu ekonomi, Pasar juga dapat diartikan sebagai suatu sistem dimana hukum penawaran dan permintaan yang mengarah pada produksi barang dan jasa. Penawaran ini dapat meliputi sumber daya alam, modal, tenaga kerja, barang dan jasa. Sedangkan Permintaan termasuk pembelian yang dilakukan oleh konsumen, bisnis/organisasi dan pemerintah.
Baca juga : Pengertian Manajemen Pemasaran dan Ruang Lingkupnya.

Dalam penggolongannya, Pasar dapat diklasifikasikan menjadi 4 jenis utama berdasarkan strukturnya atau biasanya disebut dengan 4 jenis Struktur Pasar. Struktur pasar pada dasarnya mengacu pada sifat dan tingkat persaingan di pasar untuk barang dan jasa. Ada sejumlah faktor penentu struktur pasar untuk barang dan jasa, yaitu Jumlah dan sifat penjual, Jumlah dan sifat pembeli, Sifat produk, Kondisi atau kebebasan masuk dan keluar dari pasar serta Skala ekonominya.

Jenis-jenis Pasar (Market) berdasarkan Strukturnya

Jenis-jenis Pasar menurut struktur tersebut diantaranya adalah Pasar Monopoli, Pasar Oligopoli, Pasar Persaingan Monopolistik dan Pasar Persaingan Sempurna.

Jenis-jenis Pasar berdasarkan Strukturnya

1. Pasar Monopoli

Pasar Monopoli adalah struktur pasar di mana perusahaan tunggal mengendalikan seluruh pasar. Dalam skenario ini, perusahaan memiliki tingkat kekuatan pasar tertinggi karena konsumen tidak memiliki alternatif. Akibatnya, monopoli sering mengurangi output untuk menaikkan harga dan mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Pada umumnya, karakteristik pasar monopoli adalah memaksimalkan keuntungan, dapat menetapkan harga, ada hambatan tinggi untuk masuk dan keluar serta hanya ada satu perusahaan yang mendominasi seluruh pasar.

Dari perspektif masyarakat, monopoli merupakan bentuk struktur yang tidak diinginkan oleh sebagian besar masyarakat karena akan menghasilkan output yang lebih rendah dan harga menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan pasar kompetitif. Oleh Karena itu, bentuk struktur pasar Monopoli sering diatur oleh pemerintah.

2. Oligopoli

Pasar Oligopoli menggambarkan suatu struktur pasar yang didominasi oleh hanya sejumlah kecil perusahaan yang menghasilkan kompetisi terbatas. Perusahaan-perusahaan dapat bersaing satu sama lain atau berkolaborasi. Dengan melakukan itu, mereka dapat menggunakan kekuatan pasar kolektif mereka untuk menaikkan harga dan mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Adapun karakteristik dari Struktur pasar oligopolistik ini adalah semua perusahaan memaksimalkan keuntungan, oligopoli dapat menetapkan harga, ada hambatan untuk masuk dan keluar di pasar, produk mungkin homogen atau berbeda, dan hanya ada beberapa perusahaan yang mendominasi pasar.

Namun hingga saat ini, tidak ada yang mendefinisikan dengan jelas tentang jumlah perusahaan yang mendominasi pasar ini secara tepat. Umumya menggunakan 3 hingga 5 perusahaan dominan sebagai patokan pasar oligopoli ini.

Contoh pasar oligopoli dapat kita lihat pada pasar untuk perangkat konsol game. Pasar ini didominasi oleh tiga perusahaan kuat yaitu Microsoft, Sony dan Nintendo. Itu membuat mereka semua memiliki kekuatan pasar yang signifikan.

3. Persaingan Monopolistik

Persaingan monopolistik adalah struktur pasar di mana sejumlah besar perusahaan kecil bersaing satu sama lain. Namun, tidak seperti dalam persaingan sempurna, perusahaan dalam persaingan monopolistik ini menjual produk yang serupa tetapi sedikit berbeda. Itu memberi mereka tingkat kekuatan pasar tertentu yang memungkinkan mereka membebankan harga yang lebih tinggi dalam kisaran tertentu.

Karakteristik Persaingan Monopolistik ini diantaranya adalah semua perusahaan memaksimalkan keuntungan, bebas masuk dan keluar, perusahaan menjual produk yang berbeda, konsumen dapat lebih memilih satu produk daripada yang lain.

Karakteristik Persaingan Monopolistik ini pada dasarnya lebih dekat dengan kenyataan apabila dibanding dengan persaingan sempurna. Namun, struktur pasar ini tidak menghasilkan tingkat output yang optimal karena perusahaan memiliki lebih banyak kekuatan dan dapat mempengaruhi harga pasar sampai tingkat tertentu.

4. Persaingan Sempurna

Persaingan sempurna menggambarkan struktur pasar di mana sejumlah besar perusahaan kecil bersaing satu sama lain. Dalam skenario ini, satu perusahaan tidak memiliki kekuatan pasar yang signifikan. Akibatnya, industri secara keseluruhan menghasilkan tingkat output optimal karena tidak ada perusahaan yang dapat mempengaruhi harga pasar.

Karakteristik Persaingan Sempurna ini diantaranya adalah semua perusahaan memaksimalkan keuntungan, semua perusahaan bebas masuk dan keluar pasar, semua perusahaan menjual barang yang identic sama sekali (homogen), ada tidak ada preferensi konsumen. Dengan Karakteristik ini, sangat jelas bahwa kita hampir tidak akan pernah menemukan persaingan sempurna dalam kenyataan. Namun demikian, ini adalah aspek yang penting karena pasar Persaingan Sempurna adalah satu-satunya struktur pasar yang dapat (secara teoritis) menghasilkan tingkat output yang optimal secara sosial.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*