_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"ilmumanajemenindustri.com","urls":{"Home":"https://ilmumanajemenindustri.com","Category":"https://ilmumanajemenindustri.com/category/dasar-dasar-manajemen/","Archive":"https://ilmumanajemenindustri.com/2018/11/","Post":"https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-biaya-produksi-production-cost-cara-menghitung-biaya-produksi/","Page":"https://ilmumanajemenindustri.com/search/","Attachment":"https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-biaya-produksi-production-cost-cara-menghitung-biaya-produksi/biaya-produksi/","Nav_menu_item":"https://ilmumanajemenindustri.com/1289/","Insertpostads":"https://ilmumanajemenindustri.com/insertpostads/1362/"}}_ap_ufee

Pengertian Book Value per Share (Nilai Buku per Saham) dan Rumusnya

Pengertian Book Value per Share (BVPS) atau Nilai Buku per Saham dan Rumus BVPS

Pengertian Book Value per Share (Nilai Buku per Saham) dan RumusnyaBook Value per Share (BVPS) atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Nilai Buku per Saham adalah rasio yang digunakan untuk membandingkan ekuitas pemegang saham dengan jumlah saham yang beredar. Dengan kata lain, Rasio Book Value per Share ini digunakan untuk mengetahui berapa jumlah uang yang akan diterima oleh pemegang saham apabila suatu perusahaan dibubarkan (dilikuidasi) atau jumlah uang yang dapat diterima oleh pemegang saham apabila semua aktiva (aset) perusahaan dijual sebesar nilai bukunya.
Baca juga : Pengertian Price to Book Value (Harga terhadap Nilai Buku) dan Rumusnya.

Cara Menghitung Book Value per Share (Nilai Buku per Saham)

Berikut ini adalah Rumus dan Cara Menghitung Book Value per Share beserta contoh kasusnya.

Rumus Book Value per Share (BVPS)

Book Value per Share atau Nilai Buku per Saham dapat dihitung dengan cara membagikan ekuitas pemegang saham dengan jumlah saham yang beredar. Persamaan atau Rumus Book Value per Share (BVPS) dapat dilihat seperti dibawah ini :

Book Value per Share = Total Ekuitas / Jumlah Saham yang Beredar

atau

Book Value per Share = (Aset – Hutang) / Jumlah Saham yang beredar

Contoh Kasus Perhitungan Book Value per Share (Nilai Buku per Saham)

Sebagai contoh, PT. AAZZ yang bergerak di bidang perakitan Kalkulator memiliki total Aset sebesar Rp. 800 juta dengan kewajiban atau Hutang sebesar Rp. 100 juta. Saham yang beredar PT. AAZZ adalah sebanyak 2 juta lembar. Harga pasar saham per lembar perusahaan saat ini adalah Rp. 600,-. Berapakah Nilai Buku per Saham atau Book Value per Share PT. AAZZ? Apakah saham PT. AAZZ ini mahal (overvalued) atau murah (undervalued) ?

Diketahui :

Total Aset = Rp. 800 juta
Hutang = Rp. 100 juta
Jumlah Saham yang beredar = 2 juta lembar

Jawaban :

BVPS =(Aset – Hutang) / Jumlah Saham yang beredar
BVPS = (800.000.000 – 100.000.000) / 2.000.000
BVPS = 350

Jadi Nilai Buku per Saham atau Book Value per Share (BVPS) PT. AAZZ adalah Rp. 350,-. Saham PT. ZZAA saat ini adalah overvalued atau kemahalan.

Analisis dan Penilai Book Value per Share (Nilai Buku per Saham)

Nilai Buku per Saham atau Book Value per Share ini sering digunakan untuk membandingkan nilai pasar per saham perusahaan. Jika nilai BVPS perusahaan lebih tinggi dari nilai pasar per sahamnya, maka sahamnya “Undervalued” atau “Murah” yang berarti perdagangan saham lebih rendah dari harga yang ditentukan pasar. Namun apabila nilai BVPS perusahaan lebih rendah jika dibandingkan dengan nilai pasar per sahamnya, maka saham perusahaan tersebut dapat dikatakan kemahalan atau “Overvalued” atau Harga Saham lebih tinggi dari harga yang ditentukan Pasar.

Dengan demikian, Nilai Buku per Saham atau BVPS ini dapat menentukan apakah saham suatu perusahaan telah “Overvalued” atau masih “Undervalued”. Ini dapat membantu para Investor untuk mengambil keputusan apakah membeli atau tidak membeli saham tertentu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*