Pengertian Manajemen Strategi (Strategic Management) dan Prosesnya

Pengertian Manajemen Strategi (Strategic Management) dan Prosesnya – Manajemen Strategi adalah proses analisis dan penciptaan strategi serta penerapan dan pemantauan yang berkelanjutan yang digunakan oleh organisasi dengan tujuan untuk mencapai dan mempertahankan keunggulan kompetitifnya. Manajemen Strategi juga dapat didefinisikan sebagai seni dan ilmu yang digunakan untuk merumuskan, menerapkan dan mengevaluasi keputusan lintas-fungsional yang memungkinkan organisasi untuk mencapai tujuannya.

Dengan adanya Manajemen Strategi ini, suatu organisasi atau perusahaan dapat menilai bisnis dan industri yang digelutinya termasuk menilai kompetitornya dan menetapkan tujuan organisasinya untuk mengungguli pesaingnya di saat ini maupun di masa yang akan dan kemudian menilai kembali setiap strategi organisasinya.

Cabang Manajemen yang berkaitan dengan pengembangan visi strategi, menetapkan tujuan, merumuskan dan menerapkan strategi serta melakukan langkah-langkah korektif untuk penyimpangan (jika ada) agar dapat mencapai strategi organisasi ini memiliki dua tujuan utama yaitu untuk bertindak sebagai panduan bagi organisasi sehingga dapat membantu organisasi menghadapi berbagai tantangan dalam lingkungan bisnis dan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan agar dapat mengungguli pesaingnya yang pada akhirnya dapat mendominasi pasar yang ditargetkannya.
Baca juga : Pengertian Strategi dan 3 Tingkatan Strategi Bisnis.

Pengertian Manajemen Strategi menurut Para Ahli

Untuk lebih jelas mengenai Manajemen Strategi ini, berikut ini adalah define atau Pengertian Manajemen Strategi menurut para ahlinya.

  • Pengertian Manajemen Strategi menurut Husein Umar (1999:86), Manajemen strategik sebagai suatu seni dan ilmu dalam hal pembuatan (formulating), penerapan (implementing) dan evaluasi (evaluating) keputusan- keputusan startegis antara fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuannya pada masa mendatang.
  • Pengertian Manajemen Strategi menurut Lawrence R. Jauch dan Wiliam F. Gluech (1998), menulis,Manajemen Strategik adalah sejumlah keputusan dan tindakan yang mengarah pada penyusunan suatu strategi atau sejumlah strategi yang efektif untuk membantu mencapai sasaran perusahaan.
  • Pengertian Manajemen Strategi menurut  Fred R. David (2004:5), Manajemen Strategis adalah ilmu mengenai perumusan, pelaksanaan dan evaluasi keputusan-keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi mencapai tujuannya.
  • Pengertian Manajemen Strategi menurut Ismail Solihin (2012:64), Manajemen Strategis adalah proses perencanaan, pengarahan (directing), pengorganisasian dan pengendalian berbagai keputusan dan tindakan strategi perusahaan dengan tujuan untuk mencapai keunggulan kompetitif.

Proses Manajemen Strategi (Management Strategic Process)

Proses Manajemen Strategi pada dasarnya adalah serangkaian proses yang mendefinisikan strategi suatu organisasi. Proses Manajemen Strategi ini terdiri dari langkah-langkah yang harus dilalui untuk mencapai kinerja dan tujuan yang diharapkan oleh organisasinya. Berikut ini adalah Empat langkah dalam Proses Manajemen Strategi.

Pengertian Manajemen Strategis dan Proses Manajemen Strategis

1. Pemindaian Lingkungan (Environmental Scanning)

Tahap atau Langkah pertama pada Proses Manajemen Strategi adalah Pemindaian lingkungan. Pemindaian Lingkungan atau Environmental Scanning ini mengacu pada proses mengumpulkan, meneliti dan menyediakan informasi untuk tujuan strategis. Langkah ini membantu dalam menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi suatu organisasi. Setelah melaksanakan proses analisis lingkungan, manajemen harus mengevaluasinya secara berkelanjutan dan berusaha untuk memperbaiki atau meningkatkannya.

2. Perumusan Strategi (Strategy Formulation)

Perumusan Strategi atau Strategy Formulation adalah proses menentukan tindakan terbaik untuk mencapai tujuan organisasi. Setelah melakukan pemindaian lingkungan, manajer merumuskan strategi perusahaan, bisnis dan fungsional. Perumusan Strategi ini meliputi kegiatan pengembangan Visi dan Misi organisasi, menetapkan tujuan jangka panjang organisasi serta membuat sejumlah strategi alternative untuk organisasi dan kemudian memilih strategi tertentu yang cocok untuk digunakan.

3. Penerapan Strategi (Strategy Implementation)

Penerapan strategi atau Strategy Implementation ini menerapkan strategi yang telah dirumuskan agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Langkah ini menempatkan strategi yang telah dipilih oleh organisasi ini menjadi tindakan yang nyata. Penerapan atau Implementasi strategi ini juga termasuk merancang struktur organisasi, mendistribusikan sumber daya, mengembangkan proses pengambilan keputusan dan mengelola sumber daya manusia.

4. Pengevaluasian Strategi (Strategy Evaluation)

Pengevaluasian strategi atau Strategy Evaluation adalah langkah terakhir dari proses manajemen strategi. Kegiatan evaluasi strategi utama adalah menilai faktor-faktor internal dan eksternal yang merupakan akar dari strategi ini, mengukur kinerja dan mengambil tindakan-tindakan perbaikan. Evaluasi ini memastikan bahwa strategi organisasi beserta penerapannya telah memenuhi tujuan organisasi.

Manfaat Manajemen Strategi

Saat ini, Perusahaan atau organisasi memerlukan Manajemen Strategi untuk mendapatkan peluang bisnis, mengatasi ancaman dan tetap unggul dalam setiap persaingan. Berikut ini adalah beberapa manfaat Manajemen Strategi bagi perusahaan yang menerapkannya, baik secara finansial maupun non-finansial.

1. Manfaat Financial

Penelitian menunjukkan bahwa organisasi yang terlibat dalam manajemen strategi lebih menguntungkan dan sukses daripada yang tidak. Bisnis yang mengikuti konsep manajemen strategi telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penjualan, profitabilitas dan produktivitas apabila dibandingkan dengan perusahaan yang tidak menerapkan kegiatan perencanaan yang sistematis. Adapun manfaat financial dari Manajemen Strategi bagi perusahaan adalah :

  • Peningkatan penjualan
  • Peningkatan dalam profitabilitas
  • Peningkatan produktivitas

2. Manfaat non-finansial

Selain manfaat finansial, manajemen strategi menawarkan manfaat tidak berwujud lainnya kepada perusahaan. Manfaat-manfaat tersebut diantaranya seperti berikut ini :

  • Meningkatkan kesadaran akan ancaman eksternal
  • Pemahaman yang lebih baik tentang strategi pesaing
  • Mengurangi resistensi terhadap perubahan
  • Pemahaman yang lebih jelas tentang hubungan imbalan-kinerja
  • Peningkatan kemampuan pencegahan masalah dari suatu organisasi
  • Peningkatan interaksi di antara manajer di semua tingkat divisi dan fungsional
  • Meningkatkan ketertiban dan disiplin

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*